Kembangkan Kurikulum Ritel, Alfamidi Hibahkan Lab

Kembangkan Kurikulum Ritel, Alfamidi Hibahkan Lab
Laboratorium bahasa –¬†Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng mengapresiasi pengembangan kurikulum ritel yang diinisiasi oleh PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) dengan SMK Negeri 2 Semarang. Apresiasi hal yang demikian diperkenalkan segera Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo ketika mensahkan lab ritel yang dihibahkan Alfamidi terhadap SMK Negeri 2 Semarang di Jalan Dr Cipto Semarang, Jawa Tengah, Kamis (25/10).

Berdasarkan Ganjar, pelajaran seluk beluk bisnis ritel ini kecuali membikin siswa atau jebolan siap kerja juga diinginkan bisa menjadi wirausaha bidang hal yang demikian. Ia mengevaluasi kerja sama hal yang demikian ialah langkah strategis antara dunia pengajaran dengan swasta. “Kerja sama ini betul-betul baik dimana pihak swasta terutamanya Alfamidi tak cuma memberikan pelajaran dunia ritel semata melainkan juga membekalinya dengan prakering atau kerja praktik,” ujar Ganjar.

Human Capital Director Alfamidi Triwarsono Sunu membeberkan bahwa seluruh jebolan SMKN 2 Semarang yang mengambil kurikulum ritel akan memperoleh jaminan berprofesi di Alfamidi tanpa percobaan. “Ini satu kelebihan yang bisa kami berikan terhadap siswa jurusan ritel sebab mereka telah mempunyai sertifikasi di materi ritel,” tandas Sunu. Wujud lab yang dihibahkan Alfamidi terhadap SMK Negeri 2 Semarang ini ialah berupa kios kecil yang disain dan manajemennya di-setting layaknya kios moderen Alfamidi ataupun Alfamart. Warung yang dikasih nama Edu Mart Teaching Factory.

Ia memaparkan, bahwa program Alfamidi Class ialah program kepedulian sosial dari Alfamidi di dunia pengajaran. Program ini ialah program pemberian kurikulum ritel di sekolah-sekolah menengah kejuruan yang ada di Indonesia yang memikiki jurusan pemasaran. ”Wujud dari kurikulum ritel ini ialah pemberian materi ritel mulai dari tata kelola kios ritel moderen sampai manajemen ritel,” terangnya. Sunu mengucapkan, program ini sudah dioptimalkan Alfamidi semenjak tahun 2014 dan sampai sekarang telah ada 15 SMK bagus negeri ataupun swasta yang diajak kerja sama. SMK 2 Semarang sendiri ialah SMK pertama di Jawa Tengah yang menerima program ini. ”Tujuan dari program ini ialah untuk mewujudkan kekuatan-kekuatan kerja siap gunakan di dunia ritel,” pungkasnya.

 

 

Baca juga : Lab bahasa inggris

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *